8 Tips Mencari Jasa Renovasi Rumah Berkualitas


Vilons Pedia - Melakukan renovasi rumah bukanlah perkara yang mudah. Sama seperti ketika membangun rumah, kita juga harus mencari penyedia jasa renovasi rumah yang berkualitas. Apabila kita menyewa penyedia jasa yang berpengalaman, tentu hasil renovasi rumah kita akan memuaskan. Untuk mendapatkan penyedia jasa renovasi yang handal, ada 8 tips yang dapat kita lakukan. Untuk lebih jelasnya, simaklah uraian berikut ini.

1.  Mendapatkan Rekomendasi
Untuk mencari penyedia jasa renovasi rumah berkualitas, mulailah mencari dari orang terdekat. Tanyakanlah pada teman-teman dan anggota keluarga yang pernah melakukan renovasi rumah. Setelah itu, kita dapat menyecek langsung portofolio penyedia jasa yang bersangkutan. Kemudian, kita juga dapat menanyakan dan mendatangi proyek yang sedang dikerjakan sang penyedia jasa. Bila perlu, cobalah bertanya pada mandor serta pekerja di proyek tersebut.

2. Melakukan Wawancara Melalui  Telepon
Apabila kita sudah memiliki daftar rencana renovasi, cobalah untuk melakukan wawancara melalui telepon dengan penyedia jasa yang berpotensi. Ada beberapa contoh pertanyaan yang dapat kita tanyakan kepadanya, yakni:
  • Apakah penyedia jasa bisa mengerjakan segala jenis proyek, baik proyek besar maupun kecil?
  • Apakah penyedia jasa renovasi rumah bersedia mencarikan referensi finansial dari supplier maupun bank?
  • Apakah penyedia jasa bersedia memberi daftar nama klien terdahulunya?
  • Berapa banyak proyek yang dapat mereka kerjakan dalam waktu bersamaan?
  • Sudah berapa lama mereka bekerja sama dengan subkontraktor?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan menentukan seberapa besar perhatian yang dapat mereka berikan ke proyek kita. Selain itu, kita juga dapat memprediksikan apakah proses renovasi akan berjalan lancar atau tidak.

3. Bertemu Secara Langsung
Dari wawancara melalui telepon yang kita lakukan, cobalah untuk bertemu dengan tiga sampai empat penyedia jasa yang berpotensi. Lakukanlah pertemuan secara langsung agar kita dapat berdiskusi dengannya. Seorang penyedia jasa yang baik harus mampu menjawab pertanyaan kita dengan memuaskan. Mereka juga harus bersikap sopan dan ramah. Ingat, sangatlah penting untuk melakukan komunikasi dengan orang yang akan melakukan renovasi pada rumah kita. Namun di sisi lain, janganlah langsung terpana oleh personalitas penyedua jasa. Selaku pastikan juga mereka memiliki review yang baik dari konsumen-konsumen sebelumnya.

4. Mencari Tahu Fakta-Fakta Mengenai Penyedia Jasa Renovasi Rumah
Setelah kita mendapatkan beberapa penyedia jasa berpotensi, lakukanlah riset kecil-kecilan. Kita dapat menghubungi konsumen-konsumen yang pernah menyewa jasa mereka. Cobalah bertanya bagaimana pendapat sang konsumen mengenai proyek yang dikerjakan penyedia jasa. Apakah pekerjaan mereka puas dengan hasil pekerjaan penyedia jasa? Selain konsumen terdahulu, jangan ragu juga untuk mendatangi proyek yang sedang dikerjakan penyedia jasa. Apakah penyedia jasa mengutamakan keselamatan pada proyeknya? Apakah pekerjanya peduli dan berhati-hati pada properti yang ada di rumah?

5. Membuat Rencana dan Mendapatkan Penawaran
Setelah melakukan empat tahap di atas, kita akan memiliki daftar penyedia jasa yang portofolionya baik. Sekarang, waktunya kita untuk berfokus pada proyek renovasi. Seorang kontraktor yang baik tidak hanya menyelesaikan blueprint rumah kita saja. Mereka juga akan berusaha memahami apa yang kliennya harapkan dari proyek renovasi ini. Oleh karena itu, cobalah untuk membandingkan penawaran-penawaran yang mereka berikan. Cobalah untuk mempelajari biaya bahan material, jasa tukang, serta biaya lainnya. Secara umum, biaya material biasanya mencakup 40% dari total biaya keseluruhan.

6. Merencanakan Jadwal Pembayaran
Penentuan jadwal pembayaran juga dapat memperlihatkan kualitas penyedia jasa. Apabila mereka meminta separuh biaya dibayarkan di awal, kemungkinan besar mereka memiliki masalah finansial. Kita harus berhati-hati agar tidak terjebak oleh permasalahan mereka. Untuk proyek yang besar, biasanya kita harus membayar 10% sebagai biaya awal renovasi. Setelah itu, barulah kita membayar 25% pada beberapa periode yang ditentukan. Untuk biaya final, biasanya penyedia jasa akan meminta sebesar 15%.

7. Jangan Terpaku pada Biaya Renovasi
Biaya pada renovasi merupakan unsur yang penting. Namun, kita tidak boleh hanya terpaku pada biaya saja. Dibalik biaya yang dibayarkan, ada faktor-faktor penting lainnya yang perlu kita pertimbangkan. Misalnya saja seperti seberapa baik penyedia jasa dapat berkomunikasi dengan kita.

8. Menggunakan Buktu Tertulis Untuk Segala Hal
Kontraktor yang baik akan menggunakan bukti tertulis sebagai bentuk transparasi kepada kliennya. Misalnya seperti bukti pembayaran pekerja, pembelian bahan material, serta kebutuhan lainya.


EmoticonEmoticon